Membaca sebuah artikel...jadi keinget kata-kata Bp.Suteno Barata, dosen yang sudah banyak menginspirasi saya. Menurut beliau sampe saat ini hanya ada 3 polisi yang jujur (sindiran bahwa sangat langka polisi jujur d negeri kita ini '-') potret negeri kita saat ini!!!
Saat ini kita tidak akan bahas masalah negeri kita ini...saya pun bingung dari potret mana negeri kita tidak ada masalah '-^ hampir di setiap sudutnya ada masalah.
Semoga kisah polisi yang jujur ini bisa membuat diri kita mampu menjadi lebih baik dan mampu mengajak orang-orang di sekitar kita untuk menyadari pentingnya kejujuran.
Cekidot ya...ke 3 polisi yang jujur tadi:
1.polisi hoegeng
2.patung polisi (sudah pasti ya...hahaha)
3.polisi tidur ( jadi inget klo bnyak polisi tidur di jalanan,kita perlambat laju kendaraan...wkwkkk ^-^)
#Kisah kejujuran polisi hoegeng
Polisi Hoegeng adalah satu teladan polisi jujur yang kisah dan kiprah selalu layak diceritakan turun-temurun. 14 Oktober 1921, tepat 91 tahun lalu, Hoegeng lahir di Pekalongan. Inilah beberapa cerita dan kiprah polisi Hoegeng sejak merintis karir sebagai polisi, sebagai dirjen imigrasi hingga berpuncak pada karir sebagai Kapolri. Kisah-kisah yang menyentuh dan menggetarkan hati ini beberapa dikutip dari memoar Hoegeng, Polisi antara Idaman dan Kenyataan, karangan Ramadhan KH.
Senin, 09 Maret 2015
Kamis, 19 Februari 2015
Bahan Renungan Untuk Kita
HUKUM TABUR TUAI
(apa yang kita tabur dulu itulah yang kita tuai sekarang)
Saat ini kita berada di sebuah zaman yang sulit sekali untuk mencari orang baik, mulai dari Assistent Rumah Tangga hingga Assistent Direktur, dan Pejabat Negara.
Mengapa ?
Karena dulu kita lebih menuntut anak-anak kita di rumah dan di sekolah untuk menjadi anak yang pintar dan bukan menjadi anak yang baik dan berakhlak.
Kita lebih sibuk memberikan bimbingan belajar bagi anak kita demi untuk menjadi lebih pintar tapi lupa memberikan bimbingan akhlak, prilaku dan etika moral demi untuk menjadi anak yang baik dan berkarakter.
(apa yang kita tabur dulu itulah yang kita tuai sekarang)
Saat ini kita berada di sebuah zaman yang sulit sekali untuk mencari orang baik, mulai dari Assistent Rumah Tangga hingga Assistent Direktur, dan Pejabat Negara.
Mengapa ?
Karena dulu kita lebih menuntut anak-anak kita di rumah dan di sekolah untuk menjadi anak yang pintar dan bukan menjadi anak yang baik dan berakhlak.
Kita lebih sibuk memberikan bimbingan belajar bagi anak kita demi untuk menjadi lebih pintar tapi lupa memberikan bimbingan akhlak, prilaku dan etika moral demi untuk menjadi anak yang baik dan berkarakter.
Gaya Belajar
GAYA BELAJAR
Gaya belajar dapat menentukan prestasi belajar anak. Jika diberikan strategi yang sesuai dengan gaya belajarnya, anak dapat berkembang dengan lebih baik. Gaya belajar otomatis tergantung dari orang yang belajar. Artinya, setiap orang mempunyai gaya belajar yang berbeda-beda.
1. Visual (belajar dengan cara melihat)
Lirikan keatas bila berbicara, berbicara dengan cepat. Bagi siswa yang bergaya belajar visual, yang memegang peranan penting adalah mata / penglihatan (visual), dalam hal ini metode pengajaran yang digunakan guru sebaiknya lebih banyak / dititikberatkan pada peragaan / media, ajak mereka ke obyek-obyek yang berkaitan dengan pelajaran tersebut, atau dengan cara menunjukkan alat peraganya langsung pada siswa atau menggambarkannya di papan tulis. Anak yang mempunyai gaya belajar visual harus melihat bahasa tubuh dan ekspresi muka gurunya untuk mengerti materi pelajaran. Mereka cenderung untuk duduk di depan agar dapat melihat dengan jelas. Mereka berpikir menggunakan gambar-gambar di otak mereka dan belajar lebih cepat dengan menggunakan tampilan-tampilan visual, seperti diagram, buku pelajaran bergambar, dan video. Di dalam kelas, anak visual lebih suka mencatat sampai detil-detilnya untuk mendapatkan informasi.
Strategi untuk mempermudah proses belajar anak visual :
Gaya belajar dapat menentukan prestasi belajar anak. Jika diberikan strategi yang sesuai dengan gaya belajarnya, anak dapat berkembang dengan lebih baik. Gaya belajar otomatis tergantung dari orang yang belajar. Artinya, setiap orang mempunyai gaya belajar yang berbeda-beda.
1. Visual (belajar dengan cara melihat)
Lirikan keatas bila berbicara, berbicara dengan cepat. Bagi siswa yang bergaya belajar visual, yang memegang peranan penting adalah mata / penglihatan (visual), dalam hal ini metode pengajaran yang digunakan guru sebaiknya lebih banyak / dititikberatkan pada peragaan / media, ajak mereka ke obyek-obyek yang berkaitan dengan pelajaran tersebut, atau dengan cara menunjukkan alat peraganya langsung pada siswa atau menggambarkannya di papan tulis. Anak yang mempunyai gaya belajar visual harus melihat bahasa tubuh dan ekspresi muka gurunya untuk mengerti materi pelajaran. Mereka cenderung untuk duduk di depan agar dapat melihat dengan jelas. Mereka berpikir menggunakan gambar-gambar di otak mereka dan belajar lebih cepat dengan menggunakan tampilan-tampilan visual, seperti diagram, buku pelajaran bergambar, dan video. Di dalam kelas, anak visual lebih suka mencatat sampai detil-detilnya untuk mendapatkan informasi.
Strategi untuk mempermudah proses belajar anak visual :
Selasa, 10 Februari 2015
Berbagi...
HIDUP....KEHIDUPAN....
Hanya satu kali kita mempunyai kesempatan Hidup.
Kita sering lupa bahwa itu hanya satu kali...sehingga tidak memanfaatka dengan sebaik-baiknya kehidupan ini.
Apa Tujuan hidup kita...kalau bukan mendapatkan kehidupan bahagia yang kekal....!!!! kebahagiaan yang kekal bisa kita dapatkan jika benar-benar kita manfaatkan kehidupan kita yang sekarang.
Sering kita berlomba-lomba merebutkan bahagia yang sementara ini :(tanpa ingat kebahagiaan yang sesungguhnya. Kalau kita sadari kita bisa mendapatkan kebahagiaan itu sekaligus. Dengan selalu bersyukur dan tidak lupa bahwa di dalam kebahagiaan kita juga terdapat hak kebahagiaan milik orang lain. sehingga kita mampu berbagi kepada orang lain. Kita selalu berpikir bahwa membagi berarti akan mengurangi jatah kita. Tidak seperti itu sebuah kebahagiaan..semakin kitaberbagi semakin bertambah rasa bahagia itu. Itu arti berbagi sebenarnya.
Hanya satu kali kita mempunyai kesempatan Hidup.
Kita sering lupa bahwa itu hanya satu kali...sehingga tidak memanfaatka dengan sebaik-baiknya kehidupan ini.
Apa Tujuan hidup kita...kalau bukan mendapatkan kehidupan bahagia yang kekal....!!!! kebahagiaan yang kekal bisa kita dapatkan jika benar-benar kita manfaatkan kehidupan kita yang sekarang.
Sering kita berlomba-lomba merebutkan bahagia yang sementara ini :(tanpa ingat kebahagiaan yang sesungguhnya. Kalau kita sadari kita bisa mendapatkan kebahagiaan itu sekaligus. Dengan selalu bersyukur dan tidak lupa bahwa di dalam kebahagiaan kita juga terdapat hak kebahagiaan milik orang lain. sehingga kita mampu berbagi kepada orang lain. Kita selalu berpikir bahwa membagi berarti akan mengurangi jatah kita. Tidak seperti itu sebuah kebahagiaan..semakin kitaberbagi semakin bertambah rasa bahagia itu. Itu arti berbagi sebenarnya.
Jumat, 05 Desember 2014
Bagaimana agar belajar itu menyenangkan
Sebenarnya banyak hal-hal yang menyenangkan dalam belajar...tapi entah kenapa banyak anak-anak yang tidak terlalu menikmati masa-masa belajar mereka.
Dilihat dari arti belajar sendiri yaitu semua aktivitas yang didalamnya terdapat perubahan-perubahan dari sebelumnya.
Tapi perubahan seperti apakah yang dimaksud dalam belajar disini?
Perubahan sikap dan perilaku,perubahan moral,perubahan pemikiran...dan semua perubahan-perubahan yang pastinya ke arah lebih baik dan maju.
Apa sebenarnya tujuan dari belajar itu?
Sudah pasti bertujuan adanya perubahan dan bisa mencapai hasil yang diharapkan.
Tapi diharapkan siapakah disini?
Hasil sesuai yang diharapkan kurikulum kah? sekolah kah? atau pemerintah kah?
Disinilah banyak hal-hal yang membuat belajar itu tidak di nikmati oleh anak-anak... :(
mereka lupa bahwa belajar yang sesungguhnya itu dimana anak-anak bisa menyukai apa yang mereka pelajari...mereka merasa senang dengan yang dipelajari sehingga anak-anak akan mencapai hasil dari belajar mereka dan sesuai harapannya. Mereka akan mengalami perubahan-perubahan itu dengan alami.
Dilihat dari arti belajar sendiri yaitu semua aktivitas yang didalamnya terdapat perubahan-perubahan dari sebelumnya.
Tapi perubahan seperti apakah yang dimaksud dalam belajar disini?
Perubahan sikap dan perilaku,perubahan moral,perubahan pemikiran...dan semua perubahan-perubahan yang pastinya ke arah lebih baik dan maju.
Apa sebenarnya tujuan dari belajar itu?
Sudah pasti bertujuan adanya perubahan dan bisa mencapai hasil yang diharapkan.
Tapi diharapkan siapakah disini?
Hasil sesuai yang diharapkan kurikulum kah? sekolah kah? atau pemerintah kah?
Disinilah banyak hal-hal yang membuat belajar itu tidak di nikmati oleh anak-anak... :(
mereka lupa bahwa belajar yang sesungguhnya itu dimana anak-anak bisa menyukai apa yang mereka pelajari...mereka merasa senang dengan yang dipelajari sehingga anak-anak akan mencapai hasil dari belajar mereka dan sesuai harapannya. Mereka akan mengalami perubahan-perubahan itu dengan alami.
Selasa, 02 Desember 2014
TIDAK ADA ANAK YANG BODOH
Tidak ada anak yang bodoh..yang ada belum mendapat guru yang tepat dan metode yang tepat ( Prof.Yohaness Surya Ph.D )
Allah menciptakan makhluknya yaitu manusia, makhluk yang diciptakan paling sempurna diantara makhluk ciptaan Allah lainnya.
Akal dan pikiran itu yang membedakan dengan makhluk lainnya.
Sehingga tidak ada anak ataupun orang bodoh selama masih digunakan akal dan pikirannya.
segala sesuatunya akan mudah jika akal dan pikiran kita gunakan dengan baik.
Allah telah menitipkan kesempurnaan untuk kita manusia, sehingga pergunakan lah sebaik-baiknya titipan Allah tersebut.
Berusaha...berdo'a dan tawakal...
Allah menciptakan makhluknya yaitu manusia, makhluk yang diciptakan paling sempurna diantara makhluk ciptaan Allah lainnya.
Akal dan pikiran itu yang membedakan dengan makhluk lainnya.
Sehingga tidak ada anak ataupun orang bodoh selama masih digunakan akal dan pikirannya.
segala sesuatunya akan mudah jika akal dan pikiran kita gunakan dengan baik.
Allah telah menitipkan kesempurnaan untuk kita manusia, sehingga pergunakan lah sebaik-baiknya titipan Allah tersebut.
Berusaha...berdo'a dan tawakal...
Fungsi Utama
Apa Fungsi | <h1> | <h2> | <h3> | <h4> | <h5> | <h6> Dalam Blog
Pengertian atau Fungsi Tag <h1> - <h6> Dalam Suatu Blog, sebenarnya merupakan Elemen Terpenting dalam Cara Optimalisasi On-Page SEO
Mari kita Cari tahu Sebernya Apa sih Fungsi | <h1> | <h2> | <h3> | <h4> | <h5> | <h6> Dalam Blog, kog ada sampai 6 segala
Kupas Tuntas Fungsi Heading | <h1> | <h2> | <h3> | <h4> | <h5> | <h6> Dalam Blog
1. Fungsi <h1> : Tag <h1> ini digunakan Untuk Nama Blog ( jika anda sedang membuka homepage ) tapi Judul Blog idealnya harus berganti menjadi <h2> ( jika anda sedang membuka postingan )
2. Fungsi <h2> : Tag <h2> digunakan Untuk menulis Judul Artikel ( jika anda sedang berada di homepage ) dan Judul Artikel yang baik harusnya memakai <h1> ( dengan catatan Anda sedang berada pada halaman posting )
3. Fungsi <h3> : Tag <h3> digunakan untuk menuliskan Sub-Judul atau penjelasan dari Judul Posting yang Anda buat
Langganan:
Postingan (Atom)
